Aku dan Buku

 

Aku dan Buku

Oleh Eri Vianti

@erivianti

 

Menjalani hari-hari yang penuh kegiatan membuat diri kita tidak punya waktu untuk diri sendiri. Padahal waktu untuk diri sendiri itu penting agar kita bisa merecharge energi yang keluar dan memulihkannya kembali agar mood kita kembali bagus. Bayangkan saja jika mood kita tidak bagus, melakukan sesuatu pasti tidak maksimal.

Salah satu cara mengembalikan perasaan baik diriku adalah dengan membaca buku. Buku-buku yang aku baca lebih bergenre self improvement atau pengembangan diri. Selain itu, ada juga buku tentang motivasi melanjutkan studi dan beberapa cerita pendek tentang orang-orang yang menembus batas kekurangannya.

Buku pengembangan diri sangat baik dibaca karena dapat menyembuhkan pikiran-pikiran negatif. Selain itu, aku merasa curhat dengan penulis buku tentang kejadian tidak enak yang aku alami. Jadi, aku tidak pernah merasa sendirian merasakan beban pikiran. Aku juga membagikan pesan yang aku dapat dari membaca buku-buku itu di sosial media yang aku miliki. Tujuannya agar aku bisa juga menyembuhkan masalah orang lain yang kemungkinan memiliki masalah yang sama denganku.

Aku membagikan pesan-pesan bermanfaat itu di story WhatsApp, story Instagram dan postingan feed Instagram. Awalnya tidak ada yang memberi komentar, tetapi aku tidak pernah bosan membagikannya sekalipun tidak ada komentar. Yang paling penting niatku bukan mendapat komentar tapi sebagai media penyembuhan berbagai masalah yang dialami orang lain.

Aku mempelajari bagaimana cara membuat postingan yang lebih menarik. Aku buka beberapa akun yang postingannya bisa dicontoh terutama seni desain dalam menyampaikan pesan lewat tulisan. Aku bertanya kepada pemilik akun cara mendesain tulisan yang baik dan menarik agar lebih eye catching dilihat.

Ternyata desainnya menggunakan aplikasi Canva. Aplikasi ini mudah digunakan untuk pemula. Orang-orang yang mengungkapkan idenya berupa tulisan di postingan akun sosial media disebut Content Writer. Dari sini, aku terinspirasi jadi seorang Content Writer.

Di zaman yang serba canggih sekarang ini, kita dituntut untuk lebih memahami literasi digital. Orang-orang lebih suka melihat postingan di sosial media. Oleh karena itu, aku membuat postingan tulisan yang dirangkum dari buku-buku yang aku baca. Kegiatan ini juga bertujuan merekomendasikan buku-buku yang baik untuk dibaca.

Postingan tadi juga aku harap bisa mempengaruhi pembaca untuk tidak lagi merasa insecure terhadap dirinya. Apalagi muda mudi yang beranjak dewasa sering merasakan hal ini. Dikarenakan followersku di akun Instagram banyak yang muda, aku berharap postinganku bisa jadi motivasi mereka untuk tidak lagi merasa insecure.

Dari semua yang kulakukan, aku ingin meningkatkan kemampuanku juga terutama menulis. Aku biasanya melihat informasi terkait kegiatan menulis buku. Buku-buku yang aku tulis berisi pengalaman yang ditentukan dengan tema. Sebelum menulis, aku mendaftar terlebih dahulu.

Lalu, aku diberikan materi tentang menulis. Jika sudah selesai, tema menulisnya pun diberikan. Ada ketentuan menulis yang harus diperhatikan jika tulisannya ingin lolos dan dibukukan. Buku yang diterbitkan nanti mendapatkan ISBN (International Standard Book Number).

Dari kegiatan menulis yang aku ikuti, tulisanku yang berhasil diterbitkan ada dua belas buku antologi. Aku merasa bahagia karena bisa belajar menulis dan menerbitkan buku hasil karya sendiri. Untuk kedepannya, aku ingin belajar menulis terus agar bisa menerbitkan buku solo.

 

Dari semua kegiatan yang aku lakukan, aku merasa moodku kembali lagi. Aku lebih semangat memulai hari-hari untuk beraktifitas. Energi positif dari dalam diriku serasa lahir kembali. Intinya kita tahu apa yang bisa membuat diri kita bahagia.

Kegiatan yang bisa kita lakukan bisa berkaitan dengan hobi. Selama kita merasa bahagia melakukannya, jangan pernah berhenti hanya karena komentar orang lain. Sebaiknya kegiatan yang membuat mood kita kembali juga bermanfaat untuk orang lain. Jadi tidak hanya menyembuhkan diri sendiri tetapi juga menginspirasi orang lain.

 

“Waktu untuk diri sendiri itu penting agar kita bisa merecharge energi yang keluar dan memulihkannya kembali. Kegiatan yang bisa dilakukan adalah hal yang membuat kita merasa bahagia.”

(Eri Vianti)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I see You

Sebuah Janji dan Penghargaan

Karakter Generasi Muda sebagai Pilar Pendidikan Bangsa Indonesia